Birukuning
PhotoGrid Plus 1634036449151 - Inovasi Dari Satuan Kikav 2/JRTR Manfaatkan Lahan Tidur Jadi Lahan Sayuran Yang Subur

Inovasi Dari Satuan Kikav 2/JRTR Manfaatkan Lahan Tidur Jadi Lahan Sayuran Yang Subur

YOGYAKARTA,- Masalah ketahanan pangan menjadi sangat penting sekaligus rentan bermasalah pada ituasi bencana, termasuk bencana wabah penyakit seperti pandemi Covid-19. Ketahanan pangan mengindikasikan pada ketersediaan akses terhadap sumber makanan sehingga dapat memenuhi kebutuhan dasar.

Dan dimasa pandemi serta menghadapi penyebaran wabah virus Corona (Covid-19) sekarang ini, Satuan Kompi Kavaleri (Kikav) 2/JRTR Demak Ijo Yogyakarta berinisiatif melaksanakan program ketahanan pangan dengan memanfaatkan lahan kosong di satuan setempat.
Program kegiatan ketahanan pangan dilaksanakan oleh para prajurit sejak Agustus lalu dengan memanfaatkan lahan kosong seluas 90 x 15 meter dengan menanami tanaman sayur mayur seperti sawi, kangkung,terong, timun, kacang panjang, jagung serta cabe.

BACA JUGA :

Kapenrem 072/Pamungkas Ikuti Pelatihan Penulisan Rilis dan Medsos Secara Virtual

Komandan Kompi Kavaleri (Dankikav) Kapten Kav Pradita Yudha Runiawan S.S.T.Han, S.I.P mengatakan, pemanfaatan lahan kosong menjadi kebun sayur-sayuran merupakan hal positif yang terus dikembangkan oleh anggota personel di satuan yang dipimpinnya. Hal ini menurutnya juga menjadi salah satu wujud dukungan nyata satuannya atas tindak lanjut nota kesepahaman antara TNI dengan Kementerian Pertanian (Kementan) untuk mewujudkan ketahanan pangan nasional.

“Kami pun mengimplementasikannya dengan memanfaatkan lahan kosong yang ada supaya lebih produktif dan bermanfaat,” tegas tentara jebolan Akmil 2012 ini.
Dijelaskan Kapten Pradita, pemanfaatan lahan tidur menjadi lahan pertanian berawal ketika dirinya baru dilantik menjabat Dankikav 2/JRTR Mei lalu. Ketika masa orientasi mengenal lingkungan satuan, ia berkeliling satuan dan melihat ada beberapa lahan kosong di satuannya, khususnya di sisi bagian selatan yang banyak ditumbuhi rumput liar serta ilalang.
“Seketika saya mengagendakan dan membuat program untuk memanfaatkan lahan tersebut lebih produktif. Lalu saya sampaikan kepada seluruh anggota prajurit sekaligus saya gelar lomba antar peleton untuk bercocok tanam.

Alhamdulillah, prajurit disertai para Persit memberikan respon positif,” sambung Dankikav.
Sementara, proses penanaman saur mayor yang dilakukan sejak Agustus lalu telah memasuki masa panen. Sejumlah anggota prajurit Kikav 2/JRTR beserta Persit secara bersama-sama melakukan panen di kebun satuan setempat.
“Alhamdulillah, sore ini kita panen sayuran. Hasil tanaman ini dapat memenuhi kebutuhan sendiri dan mengurangi ketergantungan pangan dari luar. Dilain sisi dengan pangan yang lebih sehat dan segar artinya ketahanan pangan dapat terwujud,” imbuh Kapten Pradita.
Lebih lanjut dijelaskannya, melalui pemanfaatan lahan kosong untuk dijadikan kebun atau ladang bercocok tanam sayur mayur, selain membawa manfaat nilai ekonomi, pemanfaatan lahan kosong ini juga akan menciptakan lingkungan hijau yang bersih dan sehat.

sumber :
Pen kikav 2/JRTR

aripudding

Add comment