Birukuning
tiny 20201022061736 - Butuh Dukungan Lintas Sektor

Butuh Dukungan Lintas Sektor

Pelayanan kesehatan di Kaltara perlu mendapatkan dukungan. Dukungan itu tidak hanya dari penyediaan SDM melainkan dari sarana pelayanan yang memadai. Pasalnya, provinsi termuda ini memiliki letak geografis yang cukup luas.

Pada Respons Kaltara Edisi 98, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltara, H Usman mengungkapkan, hadirnya program layanan kesehatan jemput bola untuk masyarakat dianggap sangat membantu. Artinya, warga tidak perlu lagi mengeluarkan biaya yang cukup besar, karena program kesehatan sudah menjangkau wilayah mereka.

“Masyarakat sangat membutuhkan ini, sehingga perlu kita lakukan upaya pelayanan kesehatan yang menjangkau seluruh wilayah Kaltara,” jelasnya pada Rabu (21/10).

Program dengan nama Dokter Terbang itu diakui memberikan dampak positif bagi warga. Sehingga dikembangkan dengan menambah jangkauan pelayanan dan sumberdaya tenaga kesehatan. “Misalnya, kita memiliki rencana untuk menambah pelayanan kesehatan mata. Dan tentunya akan kita hadirkan pula dokter spesialis mata. Kita akan berkoordinasi dengan semua pihak, termasuk Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan Provinsi Kaltara untuk penyediaan sumberdaya,” katanya lagi.

Sebagai informasi, Provinsi Kaltara merupakan daerah dengan posisi geografis berbatasan langsung dengan negara Malaysia. Terdapat lima kecamatan di Kabupaten Malinau, empat kecamatan yang termasuk daerah terpencil di Kabupaten Bulungan serta 15 kecamatan di Kabupaten Nunukan yang merupakan daerah perbatasan dan sebagian adalah wilayah terpencil dan pedalaman.

Inovasi yang telah dijalankan selama enam tahun ini tentunya dihadapkan dengan berbagai permasalahan, antara lain medan yang sulit, cuaca ekstrem, dan kendala teknis pesawat. Justru permasalahan sosial yang paling sulit dihadapi, khususnya menyadarkan masyarakat akan pentingnya program ini sebagai sarana menebar kebaikan dan memberi manfaat bagi masyarakat luas.

Pemprov Kaltara mengupayakan program lainnya sebagai pendukung dan pengembangan inovasi yaitu ambulans air dan ambulans udara. Ambulans air yang sudah terealisasi memudahkan warga dari daerah yang sulit dijangkau layanan kesehatan serta membutuhkan pertolongan khusus dapat segera dibawa dan dijemput petugas kesehatan khususnya melalui sungai dan laut. Sementara ambulans udara masih dalam tahap perencanaan.(humas)

Add comment