Birukuning
Simpur 2 1 - Dankodiklatad, dengan Resmi Buka Tar Simpur Terpusat

Dankodiklatad, dengan Resmi Buka Tar Simpur Terpusat

Bandung, (birukuning.com) Kamis 7 Pebruari 2019,-
Bertempat di Aula Mako Pussimpur Kodiklat Angkatan Darat, Komandan Kodiklat Angkatan Darat Mayjen TNI AM. Putranto, S.Sos membuka Penataran Simulasi Tempur Terpusat Gelombang I Triwulan I, Kamis (7/2).

Kegiatan Penataran Simpur Terpusat ini diikuti oleh 25 orang Perwira dan 25 orang Bintara yang berasal dari Kotama jajaran TNI AD.

Kegiatan Penataran Simulasi Tempur Terpusat ini bertujuan untuk memberikan dan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan tentang teknik penyelenggaraan Posko Simpur Komputer dengan sistem diskusi dan memberikan bekal pengetahuan dan keterampilan simulasi tempur, agar latihan dan penugasan satuan ke depan, sudah terbiasa menggunakan komputer sistem victors sebagai sarana pendukung

Simpur 1 - Dankodiklatad, dengan Resmi Buka Tar Simpur Terpusat

Dalam sambutan Komandan Kodiklatad Letnan Jenderal TNI AM. Putranto mengatakan saat ini penyelenggaraan yang dilaksanakan di ,lingkungan TNI AD telah memanfaatkan Teknologi Informasi sebagai salah satu metode latihan Posko yang berbasis pada penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Untuk itu, pada setiap latihan Posko Simpur akan diberdayakan bagi setiap peserta penataran untuk mampu mengoperasionalkan komputer simulasi Tempur maupun dalam penyiapan peta-peta daerah latihan dalam bentuk peta 2 dimensi dan peta 3 dimensi. “Lanjutnya”.

Simpur 3 - Dankodiklatad, dengan Resmi Buka Tar Simpur Terpusat

Diakhir amanatnya Komandan mengharapkan agar peserta penataran mengikuti kegiatan ini dengan serius dan sungguh-sungguh, sehingga ilmu pengetahuan dan keterampilan yang diberikan oleh para penatar dapat terserap dengan maksimal.

Selanjutnya setelah pelaksanaan pembukaan penataran Komandan menyempatkan untuk berkeliling ruangan Pussimpur dan melihat alat-alat simulasi tempur yang ada, serta melihat peragaan Demontrasi alat simulasi Palagan 3 yang tampilannya dalam bentuk 3D. (Penerangan Kodiklatad)

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh anggota Yonif 611/Awang Long yang berlangsung selama tiga hari terhitung mulai tanggal 29 sampai dengan 31 Oktober 2018, dengan tema latihan yaitu, ” Batalyon melaksanakan operasi lawan insurjensi di wilayah Kalimantan Timur dalam rangka mendukung tugas pokok Kodam VI/Mulawarman”

Hadir dalam kegiatan tersebut Para Kasi Korem 091/ASN, para Kabalak, para Dansat, Tim Asistensi, Pengawas dan Evaluasi serta para Perwira Pengendali dan Penilai Latihan.

Dalam amanatnya Danrem 091/ASN Brigjen TNI Irham Waroihan S.Sos, mengatakan Batalyon Infanteri 611/Awang Long merupakan satuan tempur yang berada dibawah Korem 091/ Aji Surya Natakesuma yang senantiasa dituntut untuk selalu siap digerakkan dalam rangka kontijensi yang terjadi di wilayah Kalimantan Timur maupun di seluruh wilayah NKRI”.

“Guna mendukung keberhasilan tugas pokok tersebut, maka diperlukan kemampuan yang handal baik perorangan maupun satuan melalui latihan secara terprogram dan dilaksanakan secara bertahap, bertingkat dan berlanjut seperti pelaksanaan Latihan Posko Simulasi Tempur Komputer yang akan kita laksanakan pada hari ini, yang bertujuan untuk memelihara dan meningkatkan kemampuan Komandan dan Staf unsur pelayanan, Komandan satuan bawah serta Komandan satuan perkuatan dalam merencanakan suatu operasi yang mencakup hal-hal keterpaduan, kerjasama, koordinasi dalam pengambilan keputusan, taktik dan tehnik, Olah Yudha, pengintegrasian semua kemampuan satuan yang dimiliki dan prosedur hubungan Komandan dan staf serta tata cara kerja yang berlaku dalam suatu latihan serta kemampuan Kodal Operasi Komandan yang diaplikasikan menggunakan metode latihan Simulasi Tempur yang berbasis teknologi komputer”, jelasnya.

Tahapan pelaksanaan Latihan Posko Simulasi Tempur Komputer Batalyon Infanteri 611/Awang Long kali ini dilatar belakangi oleh adanya perubahan strategi, taktik dan tehnik bertempur dari yang bersifat regular menjadi irregular yaitu taktik operasi lawan insurjensi (OLI) yang menggunakan daerah pemukiman sebagai basis gerakan separatis bersenjata membawa dampak IPOLEKSOS-BUDHANKAM dalam pelaksanaan operasi penindakan.

Sedangkan sasaran yang ingin dicapai dalam Latihan Posko Simulasi Tempur Komputer Batalyon Infanteri 611/Awang Long kali ini adalah agar peserta latihan memahami dan mampu melaksanakan mekanisme prosedur hubungan Komandan dan Staf, koordinasi dan kerjasama keterpaduan mulai dari tahapan perencanaan, persiapan dan pelaksanaan suatu operasi.

Selain itu setiap peserta juga diharapkan dapat memahami dan mampu untuk merencanakan dan mengendalikan dukungan administrasi dalam memadukan dan memberdayakan kekuatan dan kemampuan satuan secara terintegrasi dengan kesenjataan atau fungsi kecabangan lain terhadap pelaksanaan operasi. Kemudian para komandan bawahan dan perkuatan serta para unsur pelayanan juga diharapkan mampu untuk menjabarkan Kodal Operasi Komandan Satuan Atas pada tahap persiapan operasi dan pelaksanaan operasi yang tak kalah penting adalah setiap komandan bawahan dan perkuatan serta para unsur pelayanan diharapkan untuk dapat memahami dan mampu menerapkan taktik dan tehnik sesuai tugas pokoknya masing-masing bila dihadapkan pada situasi dan keadaan operasi pada tahap persiapan maupun pelaksanaan operasi.

Danrem juga menekankan agar selama pelaksanaan latihan tetap mengutamakan faktor keamanan dan keselamatan baik personel maupun materiil. Karena sebaik apapun suatu latihan dinyatakan gagal apabila terdapat kecelakaan latihan yang menimbulkan kerugian personel maupun meteriil.

Selanjutnya setelah latihan dinyatakan selesai, segera diadakan evaluasi agar kita dapat mengukur sampai sejauh mana kemampuan kita, dan apa saja kelemahan serta kekurangan yang ada. Untuk selanjutnya diambil langkah-langkah penyempurnaannya.

“Latihan Posko Simulasi Tempur Komputer kali ini agar benar-benar dapat dijadikan motivasi bagi para unsur Komandan dan seluruh staf dalam meningkatkan kualitas individu serta ilmu kemiliteran guna mendukung pelaksanaan tugas sebagai abdi negara dan abdi masyarakat. “Semoga dengan latihan ini, prajurit Yonif 611/Awl semakin kuat, tangguh, solid dan profesional dalam mengemban setiap tugas”, pintanya.


Autentika :
Penerangan Kodiklatad

aripudding

Add comment