Birukuning
IMG 20180916 WA0033 - Kirab Satu Negri GP ANSOR Kaltara dimulai Dari Nunukan

Kirab Satu Negri GP ANSOR Kaltara dimulai Dari Nunukan

Nunukan, birukuning.com – Gerakan Pemuda (GP) Ansor kabupaten nunukan suskses menggelar Kirab Satu Negeri yang bertema Bela Agama Bela Negeri. Acara ini dimulai di lima titik daerah terluar di Indonesia secara bersamaan, yakni Nunukan , Sabang, Pulau Miangas, Pulau Rote, dan Merauke. Untuk acara di pulau nunukan sendiri dilaksanakan di taman dwikora kabupaten nunukan

Ketua panitia kirab Satu Negeri Kabuoaten Nunukan Agus Salim menjelaskan rangkaian kegiatan yang dilaksanakan saat ditemui awak media sesaat setelah kegiatan.(16-9-2018)

Untuk Rangkaian kegiatan kirab ini agenda pertama yang dilaksanakan adalah Sholat subuh Berjamaah di mesjid al mujahiddin dan dilanjutkan tahlilan, dan yang terakhir adalah upacara kirab satu negri di tugu dwikora . Ucap agus

Pada dasarnya kegiatan kirab ini memberikan spirit bahwa KITA SAMA. kita Indonesia. Kita akan tetap kokoh jika tetap mengedepankan konsensus nasional kita dalam berbangsa dan bernegara. Lanjut Agus

Kegiatan kirab ini di ikuti oleh berbagai elemen masyarakat, Mulai dari Organisasi” Banom” NU, organisasi kepemudaaan, organisasi kemasyarakatan, organisasi” daerah, tokoh masyakat dan mahasiswa serta pelajar.

Peserta apel kirab ini sangat antusias mensukseskan kegiatan kirab ini. Begitu juga unsur muspida kabupaten nunukan juga turut hadir smua dalam apel kebangsaan ini. Imbuhnya

IMG 20180916 WA0030 300x169 - Kirab Satu Negri GP ANSOR Kaltara dimulai Dari Nunukan

Sementara itu Moh. Hairul Amri (Waketum PP GP Ansor) yang bertindak selaku inspektur upacara menyampaikan rute perjalanan kirab satu negri kalimantan utara.

“Rute Kirab Satu Negeri di Kalimantan utara startnya dimulai dari Kabupaten Nunukan, kemudian bergeser kekota tarakan dan selanjutnya finish ditanjung selor, kemudian selanjutnya akan ada serah terima dari kirab kalimantan utara ke kalimantan timur di Kabuoaten Berau Kalimantan timur. Haerul

Kirab Satu Negeri bertujuan memperkokoh konsensus kebangsaan di tengah berbagai kemelut dan ancaman yang dihadapi Indonesia saat ini.

Selain itu, juga untuk menguatkan fungsi agama sebagai rahmat, compassion, dan sumber perdamaian. Tutupnya

Add comment