Birukuning

INI Loh! Bukti Kekeliruan SKA Yang Digugat Bina Bahari

TARAKAN, birukuning.com | Meskipun telah kalah pada persidangan sebelumnya, Kelompok Tani dan Nelayan Bina Bahari tetap bersikukuh mempertahankan keyakinannya bahwa tanah tersebut bukan milik SKA. Padahal sejak 13 November 2013 obyek yang disengketakan pun telah dieksekusi oleh Pihak Pengadilan sebagaimana dimohonkan PT SKA. Hal ini tentu menimbulkan pertanyaan besar bagi publik apa kiranya yang melatarbelakangi enggannya Bina Bahari “legowo” dan menyerah kalah pada perseteruan yang telah berlangsung sekitar sewindu ini.

Ditemui , Selasa (10/7), Kuasa Hukum Bina Bahari, Jerry Fernandez, SH.,CLA membeberkan hal-hal yang membuat kliennya tetap enggan menyerah. Mengenakan kemeja berwarna merah dan celana chino warna hitam, Jerry ketika disambangi tengah asyik menghisap rokok dan berbincang akrab dengan rekannya yang juga pengacara.

Ketika ditanya soal apa yang melatarbelakangi keyakinan kuat Bina Bahari menggugat kembali SKA, Jerry mengaku pihaknya (Bina Bahari-red) memiliki bukti yang relevan dan cukup kuat terkait kekeliruan yang diperbuat oleh SKA. “Baik bukti pidana maupun perdata,” katanya.

Betapa tidak, Jelas Jerry, pada gugatan terdahulu dengan Nomor 03/PDT.G/2010/PN.Trk tertanggal 1 Maret 2010 melalui kuasa hukumnya Rabshody Roestam, SH, Kelompok Tani dan Nelayan Bina Bahari telah dituding menyerobot lahan milik PT.SKA yang terletak di Daerah Sungai Andulung, Kec. Tarakan Utara dimana pada gugatan tersebut disebutkan dalam tanda kurung dengan frasa “dahulu”. (perhatikan gambar 1. Obyek Gugatan)

IMG 20180716 WA0003 1 169x300 - INI Loh! Bukti Kekeliruan SKA Yang Digugat Bina Bahari

Mereka (PT.SKA), lanjut Jerry menjelaskan mengklaim telah membeli dari beberapa orang sejak tahun 1991, sedangkan Kecamatan Tarakan Utara baru terbentuk itu pada tahun 1999 berdasarkan UU No.23 tahun 1999. “Kok bisa sudah ada pembelian atau klaim terlebih dahulu baru lokasinya hadir kemudian, dari situ saja sudah janggal kan,” tanya Jerry.

Masih kata Jerry, belum lagi kalau diperhatikan secara seksama bukti surat yang diajukan pada perkara terdahulu. Terdapat 48 lembar bukti surat pelepasan untuk PT. SKA dan 61 lembar bukti surat untuk PT. CSDA yang kesemua obyek pelepasan terletak di (dahulu) Daerah Juata Laut, Desa Juata Laut Kelurahan Juata Laut, Kecamatan Tarakan Barat yang mana sekarang disebut oleh pihak PT SKA dan CSDA dalam gugatannya adalah terletak di Kelurahan Kampung 1/Skip, Kecamatan Tarakan Tengah. (perhatikan Gambar 2. Obyek Gugatan berdasarkan bukti yang diajukan PT. SKA dan PT.CSDA)

IMG 20180716 WA0002 169x300 - INI Loh! Bukti Kekeliruan SKA Yang Digugat Bina Bahari

“Coba perhatikan saja antara butir Posita Gugatan dengan Bukti yang diajukan alamatnya beda-beda, ada yang di Tarakan Utara ada yang di Tarakan Barat, tidak sinkron bukan?,” tukas Jerry. Hal itu bagi Jerry sesungguhnya sudah cukup untuk membuat terang bahwa adanya kekeliruan dari perbuatan hukum PT. SKA menggugat Bina Bahari. Sebab, lanjut Jerry, diketahui alamat obyek yang dikuasai Bina Bahari terletak di dahulunya pada tahun 1997 masuk dalam wilayah Desa Kampung Enam, Tarakan Timur dan akibat pemekaran menjadi masuk wilayah Kampung 1/Skip Tarakan Tengah.

“Obyek Bina Bahari semuanya berdasarkan ketentuan Undang-Undang, sedangkan pihak PT SKA bahkan saat mengajukan gugatan saja mereka masih bingung menentukan alamat pastinya,” tandas Jerry. Dengan demikian Jerry sangat berkeyakinan pihaknya benar dalam hal ini secara hukum, namun secara kekuatan uang pihaknya mengaku kalah.

“Apalagi Hakim saja sudah ngotot untuk tiadakan Pemeriksaan Setempat yang mana hal tersebut mensiratkan suatu wujud kekhawatiran suatu kebenaran akan terungkap jika dilakukan Pemeriksaan Setempat,” kata Jerry.**

Add comment