Birukuning
IMG 20180516 WA0023 - PENCURI BALEHO PASLON, BELUM DIKETAHUI

PENCURI BALEHO PASLON, BELUM DIKETAHUI

Tarakan, birukuning.com – Komisi Pemilihan Umum Kota Tarakan bersama Panitia Pengawas Pemilu, Kepolisian Polres Tarakan dan Satuan Polisi Pamong Praja Kota Tarakan, melihat langsung kondisi baleho pasangan calon walikota dan wakil walikota tarakan yang dirusak oknum tidak bertanggungjawab Rabu (16/05/18). Baleho paslon yang dirusak, ada di dua titik yakni di depan Kantor Kecamatan Tarakan Utara dan Simpang Intraca.

“Dari masing-masing titik, baleho paslon yang dirusak milik paslon nomor satu dan empat. Untuk baleho paslon nomor tiga dan empat masih untuh. Dugaan sementara, baleho dirusak dengan menggunakan kater atau silet karena kayunya masih ada di lokasi tidak diambil” kata Teguh Dwi Subagyo Ketua KPU Kota Tarakan disela-sela peninjauan.

“Sebagai penyelenggaran, KPU menghimbau kepada semua paslon pilwali kota tarakan agar tidak mudah terpancing dan terprovokasi serta tidak saling mencurigai dengan adanya pencurian baleho paslon. Pelaku pencurian diduga oknum yang tidak bertanggungjawab dan ingin mengganggu pilkada kota tarakan”. Ujar teguh.

Kpu bersama Panwaslu, Polres dan Satpol PP akan menindaklanjuti kejadian dengan meminta pihak keamanan untuk meningkatkan intensitas patroli dilapangan. Sehingga kejadian serupa tidak kembali terulang. KPU berharap semua pihak baik masyarakat bisa ikut menjaga dan pengawasi pelaksanaan Pilkada Kota Tarakan. Apabila ada oknum ingin mengganggu pelaksanaan Pilkada untuk segera melaporkan ke pihak berwajib agar bias ditindak.

“Pelaku pencurian baleho paslon, bisa dipidanakan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku selama ini. Pidana bagi pengrusak maupun pencurian baleho, minimal satu bulan dan maksimal enam bulan kurungan”kata Zulfauzi Hasly Komisioner Panwaslu Kota Tarakan.

Zulfauzi menambahkan Panwaslu sudah memerintahkan jajarannya di panwascam Tarakan Utara untuk melakukan penyelidikan mencari pelaku pencuri baleho paslon. Selama tujuh hari kedepan tidak diketemukan pelakunya, panwaslu akan jadikan pencurian baleho sebagai temuan dan dinyatakan tidak ada pelanggaran pilkada.

Panwaslu sebelumnya menyurati KPU untuk melakukan koordinasi dengan Pemkot Tarakan dan Pihak Keamanan untuk mengamankan alat peraga kampanye yang ada agar tidak ada yang hilang atau dirusak lagi. KPU diminta mengusulkan kepada paslon untuk melakukan percetakan baleho dan dipasangan kembali. Sebab pemeliharaan dan pergantian baleho rusak, menjadi kewenangan paslon. Panwaslu menghimbau semua pihak, ikut menjaga pelaksanaan pilkada Kota Tarakan sehingga berjalan aman, lancar dan damai serta sukses.(slm/RA)

Add comment