Birukuning
TARAKAN - Gubernur Kalimantan Utara melakukan peninjauan kanal dan calon dermaga speedboat yang akan dibangun di dekat Bandara Juwata Tarakan.Pelabuhan ini nantinya terintegrasi dengan Bandar Udara (Bandara) Internasional Kelas II Juwata Tarakan. Sehingga akan memudahkan masyarakat yang baru datang, untuk meneruskan perjalanan ke tempa lain di Kalimantan Utara, dengan menggunakan speeeboat. Terkait rencana pengembangan kanal dan dermaga speedboat terintegrasi itu, Pemprov Kaltara melalui APBD sudah 'memancing' pembangunannya dengan dana sekitar Rp 20 miliar. Tahun lalu, telah dialokasikan dana sekitar Rp 7 miliar untuk kegiatan di sana. Meski dengan anggaran yang terbilang minim tersebut, hasilnya terbilang maksimal. Guna mempercepat realisasinya, Gubernur juga telah mengusulkan kepada kepada Menteri PUPR, melalui Dirjen Bina Marga dan Dirjen Pengelolaan SDA, untuk pendanaan lanjutannya. "Insya Allah, dukungan pendanaan juga akan dicoba untuk direngkuh dari Kementerian Perhubungan. Mengingat, Menhub telah menjanjikan anggaran sekitar Rp 1 triliun.Ucap Irianto Lambrie Bila terealisasi, sekitar Rp 500 miliar akan diusulkan untuk diarahkan kepada pembangunan kanal dan dermaga terintegrasi itu. Dalam hal ini, pembagian dukungannya, pengerjaan kanal akan dilakukan oleh Kementerian PUPR, sementara dermaga oleh Kementerian Perhubungan. Di sekitar dermaga, juga akan dibuat kolam putar yang kini lebarnya sekitar 30 meter, akan ditambah hingga 50 meter. Lalu diperlukan penurapan, sehingga air kanal dapat stabil dan fungsi pengendalian banjirnya bagi Kota Tarakan dapat lebih maksimal. Dalam pemanfaatannya, dermaga akan menjadi tempat standar turis lokal atau mancanegara, tapi juga untuk speedboat reguler yang berstandar beda dengan standar speedboat reguler di Pelabuhan Tengkayu. Speedboatnya, memiliki standar penumpang kelas VIP. "Ke depan, kita rencanakan juga, di sekitar muara diharapkan akan tumbuh pusat perekonomian atau usaha disana. Seperti restoran, hotel dan lainnya." Ucap Irianto (Humas)

Akan Dibangun Kanal Dan Dermaga Speedboat di dekat Bandara Juwata Tarakan

TARAKAN – Gubernur Kalimantan Utara melakukan peninjauan kanal dan calon dermaga speedboat yang akan dibangun di dekat Bandara Juwata Tarakan.Pelabuhan ini nantinya terintegrasi dengan Bandar Udara (Bandara) Internasional Kelas II Juwata Tarakan. Sehingga akan memudahkan masyarakat yang baru datang, untuk meneruskan perjalanan ke tempa lain di Kalimantan Utara, dengan menggunakan speeeboat.
Terkait rencana pengembangan kanal dan dermaga speedboat terintegrasi itu, Pemprov Kaltara melalui APBD sudah ‘memancing’ pembangunannya dengan dana sekitar Rp 20 miliar. Tahun lalu, telah dialokasikan dana sekitar Rp 7 miliar untuk kegiatan di sana.
Meski dengan anggaran yang terbilang minim tersebut, hasilnya terbilang maksimal.
Guna mempercepat realisasinya, Gubernur juga telah mengusulkan kepada kepada Menteri PUPR, melalui Dirjen Bina Marga dan Dirjen Pengelolaan SDA, untuk pendanaan lanjutannya.
“Insya Allah, dukungan pendanaan juga akan dicoba untuk direngkuh dari Kementerian Perhubungan. Mengingat, Menhub telah menjanjikan anggaran sekitar Rp 1 triliun.Ucap Irianto Lambrie
Bila terealisasi, sekitar Rp 500 miliar akan diusulkan untuk diarahkan kepada pembangunan kanal dan dermaga terintegrasi itu.
Dalam hal ini, pembagian dukungannya, pengerjaan kanal akan dilakukan oleh Kementerian PUPR, sementara dermaga oleh Kementerian Perhubungan.
Di sekitar dermaga, juga akan dibuat kolam putar yang kini lebarnya sekitar 30 meter, akan ditambah hingga 50 meter. Lalu diperlukan penurapan, sehingga air kanal dapat stabil dan fungsi pengendalian banjirnya bagi Kota Tarakan dapat lebih maksimal.
Dalam pemanfaatannya, dermaga akan menjadi tempat standar turis lokal atau mancanegara, tapi juga untuk speedboat reguler yang berstandar beda dengan standar speedboat reguler di Pelabuhan Tengkayu. Speedboatnya, memiliki standar penumpang kelas VIP.
“Ke depan, kita rencanakan juga, di sekitar muara diharapkan akan tumbuh pusat perekonomian atau usaha disana. Seperti restoran, hotel dan lainnya.” Ucap Irianto (Humas)

aripudding

Add comment